Adalah waktu yang meretaskan hari
Dan usia telah banyak membilang
Mencipta keriput di wajahmu
Tertampar debu dan zaman
Menggantung mentari tak pernah jauh dari doamu
Di saat kita berdekatan,
Aku meresapi arti darah dan ikatan
Kelak ,
Darimu aku mengerti banyak hal
Menatap dunia dari mata seorang ayah
Ku`ilhami arti cinta dan kehilangan sebagai suatu yang menguatkan
Papa,
Jadikan aku mata, kaki, dan fikiranmu
Agar `ku lebih bijak ,
Lebih banyak bersyukur,
Dan sekuat dirimu.
Malam ini kukirimkan sekeranjang doa untukmu.
Agar `ku tertidur nyenyak dalam labuhan kasihmu.
Melafadz asa dalam rupa bulan kian menua…
With Love,
Nariswari